sky-galery by atreya
memuat lokasi...
memuat posisi langit...
Memuat...
take photos by atreya
izinkan akses lokasi
tenang saja, lokasimu aman. sky-galery punya fitur live rasi bintang dan butuh izin lokasi agar posisinya akurat. lokasimu hanya dipakai di perangkatmu untuk menghitung posisi langit dan tidak disimpan oleh pembuat web. untuk menampilkan nama kota, hanya koordinat keseluruhan kota (tidak tepat sampai rumah) yang dikirim ke layanan peta OpenStreetMap. jika tidak diizinkan pun tidak masalah, rasi bintang akan memakai lokasi default di bogor.
izin lokasi terblokir
sepertinya izin lokasi pernah ditolak di browser kamu. buka ikon kunci/info di sebelah alamat website, cari "lokasi/location", ubah jadi "izinkan", lalu refresh halaman ini.
Belum ada koleksi foto langit.
september 2026
memuat kalender...
keterangan
hal Indah tentang semesta & manusia
Universe
jelajahi semesta
fase bulan
Memuat...
Iluminasi -
Umur Bulan -
terbit berikutnya-
arah · tinggi-
terbenam berikutnya-
7 Hari ke Depan
selalu percaya, tidak pernah ada fase yang gagal dari bulan. ia selalu anggun dan indah, sama halnya seperti manusia yang pelan-pelan tumbuh dan menemukan bentuk terbaiknya, dan mempercayai bahwa manusia akan terus berusaha, berproses, hingga akhirnya mekar dengan indah di kemudian hari
Langit Bercerita
Rules & Misi
rules
  • • untuk manusia yang membaca ini dan sedang melihat langit, harus percaya bahwa kalian selalu istimewa bagi semesta
  • • tidak ada peraturan apapun hanya saja satu hal tetap tumbuh dengan indah dimanapun dan apapun kondisinya
  • • langit dan manusia adalah alasan untuk menjawab atas pertanyaan kenapa bumi itu indah
misi
  • • mendokumentasikan keindahan langit
  • • menceritakan keindahan langit dan semua isinya
  • • dan memberi fakta tentang keindahan langit sama indahnya dengan manusia yang sedang berusaha dan berproses
peta rasi bintang
Semua
Zodiak
Belahan Utara
Belahan Selatan
Rasi Modern
Tentang
sky-galery lahir dari kebiasaan sederhana menatap langit malam dan mencatat setiap keajaiban yang lewat di atas kepala. dari hujan meteor, rasi bintang, hingga fase bulan yang tidak pernah sama dua kali, semuanya dikumpulkan di sini sebagai pengingat bahwa semesta selalu punya cerita untuk dibagikan.
tempat ini dibuat dengan harapan sederhana: bagi siapapun yang membukanya, sejenak berhenti, lalu menengadah ke atas dan merasa sedikit lebih tenang dan menyadari bahwa manusia dan langit serta isinya adalah mahakarya indah dan berharga bagi semesta
Writer by Atreya,
manusia di sudut lainnya di bumi ini
informasi rasi bintang
detail rasi bintang
privasi & keamanan
lokasi
Lokasimu dipakai di perangkatmu untuk menghitung posisi matahari, bulan, dan rasi bintang. Pembuat web tidak menyimpan lokasimu di server. Lokasi terakhir hanya disimpan di penyimpanan browsermu sendiri agar halaman cepat terbuka.
nama kota
Untuk menampilkan nama kota, koordinat keseluruhan kota( tidak tepat sampai rumah) dikirim ke layanan peta OpenStreetMap. Layanan itu punya kebijakan privasinya sendiri dan tentunya aman
data yang tersimpan
Pilihan mode gelap, warna aksen, lokasi terakhir, dan nama kota disimpan di browsermu saja. Kamu bisa menghapusnya kapan saja lewat "hapus data situs" di pengaturan browser.
layanan pihak ketiga
Font dimuat dari Google Fonts, dan konten galeri diambil dari Google Sheets. Keduanya dapat melihat menggunakan kouta internet seperti situs web pada umumnya. Web ini tidak memakai iklan sama sekali.
izin bisa dicabut
Izin lokasi bisa kamu ubah kapan saja lewat ikon kunci di sebelah alamat website. Tanpa izin, rasi bintang memakai lokasi default di kota Bogor.
keamanan
Kamu bisa menjelajah dengan tenang. Web ini tidak meminta akun, login, atau data pribadi apa pun dari kamu. Perhitungan posisi langit dilakukan langsung di perangkatmu sendiri, jadi lokasimu tetap bersamamu. Yang kamu lihat di sini hanyalah foto, cerita, dan informasi langit yang disiapkan dengan penuh rasa kagum pada semesta.
tentang bulan
kenapa ada fase bulan
Bulan tidak punya cahaya sendiri. Ia hanya memantulkan cahaya Matahari. Separuh Bulan selalu disinari, tetapi dari Bumi kita melihat bagian terang itu dari sudut yang berubah-ubah karena Bulan mengelilingi Bumi. Fase bukan bayangan Bumi. Bayangan Bumi hanya menutupi Bulan saat gerhana bulan.
proses satu siklus
Satu siklus penuh, dari bulan baru ke bulan baru berikutnya, memakan waktu sekitar 29,5 hari. Selama bulan membesar (dari bulan baru ke purnama) bagian terangnya bertambah, disebut waxing. Setelah purnama bagian terangnya menyusut, disebut waning. Bulan mengelilingi Bumi sekali dalam sekitar 27,3 hari, tetapi Bumi ikut bergerak mengitari Matahari, jadi Bulan perlu sekitar 2 hari tambahan untuk kembali ke fase yang sama.
8 fase bulan
bulan barutak terlihat
sabit awalsabit tipis, malam awal
kuartal pertamaseparuh terang
cembung awalhampir penuh
purnamaterang penuh
cembung akhirmulai menyusut
kuartal akhirseparuh terang
sabit akhirsabit tipis, dini hari
waktu terbaik melihatnya
Bulan sabit awal tampak di barat setelah matahari terbenam. Kuartal pertama paling tinggi saat senja. Purnama terbit saat matahari terbenam dan terbenam saat matahari terbit. Sabit akhir tampak di timur menjelang fajar.
fakta unik tentang bulan
jarak rata-rata± 384.400 km
diameter± 3.474 km
cahaya sampai ke bumi± 1,3 detik
gravitasi± 1/6 bumi
suhu permukaan± -170 s.d. 120 °C
menjauh dari bumi± 3,8 cm/tahun
cerita kecil dari bulan
Kita selalu melihat sisi Bulan yang sama, karena Bulan berputar pada porosnya dalam waktu yang sama dengan ia mengelilingi Bumi. Purnama tampak sangat terang, padahal permukaan Bulan sebenarnya gelap seperti aspal, hanya memantulkan sekitar 12% cahaya yang datang. Gravitasi Bulan menarik air laut sehingga terjadi pasang surut. Saat purnama atau bulan baru, Matahari, Bumi, dan Bulan hampir segaris, sehingga pasang lebih tinggi. Kadang Bulan berada lebih dekat dengan Bumi saat purnama dan tampak sedikit lebih besar dan terang, orang menyebutnya supermoon.
supermoon dan micromoon
Orbit Bulan berbentuk elips, jadi jaraknya ke Bumi berubah-ubah. Titik terdekat disebut perigee (± 357.000 km) dan titik terjauh disebut apogee (± 406.000 km). Supermoon adalah purnama atau bulan baru yang terjadi dekat perigee, sedangkan micromoon terjadi dekat apogee.
ukuran di langitsampai ± 14% lebih besar
terangsampai ± 30% lebih terang
Angka itu dibandingkan dengan micromoon. Tanpa pembanding, mata sulit membedakan supermoon dari purnama biasa. Batas definisi supermoon juga berbeda antar sumber, jadi jumlah supermoon per tahun bisa berbeda tergantung siapa yang menghitung.
bulan biru
Bulan biru adalah istilah untuk purnama kedua dalam satu bulan kalender. Karena siklus bulan 29,5 hari lebih pendek dari kebanyakan bulan kalender, ini terjadi sekitar tiap 2 sampai 3 tahun. Ada juga definisi musiman, yaitu purnama ketiga dari empat purnama dalam satu musim astronomi. Warnanya tidak benar-benar biru, istilah ini hanya soal hitungan.
kenapa bulan tampak besar di dekat horizon
Bulan yang baru terbit memang tampak lebih besar dibanding saat tinggi di langit, tetapi ukurannya sebenarnya sama. Ini ilusi dari otak: dekat horizon ada pohon, gedung, dan bukit sebagai pembanding, sedangkan di langit yang luas tidak ada. Kamu bisa membuktikannya dengan merentangkan lengan dan membandingkan Bulan dengan kuku jari atau biji kecil, hasilnya sama di kedua posisi. Warna jingga di dekat horizon memang nyata dan berasal dari atmosfer yang menghamburkan cahaya biru, sama seperti saat matahari terbenam.
planet malam ini
bawa langit ke layar utamamu
instal sky-galery app supaya bisa dibuka langsung dari layar utama, seperti aplikasi biasa dan tanpa toolbar browser. tidak perlu akun apa pun dan tentunya akan menjadi ruang aman dan sunyi.
foto langit
foto langit
panduan memotret
setting kamera
waktu terbaik
peristiwa langit
sepotong cerita
ini ditulis dari sudut pandang manusia yang menyukai langit dan segala isinya.

aku tidak pernah memutuskan untuk jatuh cinta pada langit. kebiasaan menengadah itu tumbuh sendiri, sampai suatu hari aku sadar bahwa di atas sanalah tempat paling nyaman untuk menaruh pikiran. bulan tidak pernah tampil dengan wajah yang sama dua malam berturut-turut, dan aku selalu ingin tahu seperti apa rupanya malam ini. bintang menyala dalam diam, dan lewat binokular aku bisa melihat Jupiter ditemani empat bulannya yang kecil. cincin Saturnus yang tipis dan tenang selalu membuatku lupa sedang terburu-buru.

pada malam yang gelap, Bima Sakti terbentang seperti sungai cahaya yang pucat. di sana aku diingatkan bahwa rumahku hanyalah satu titik kecil di dalamnya. kadang sebuah meteor lewat begitu cepat sampai aku belum sempat meminta apa-apa. gerhana pernah membuat siang meredup dan bulan berubah warna menjadi tembaga. setiap fajar dan senja datang dengan warna yang selalu baru, dan aku tidak pernah menemukan dua yang sama.

ada juga hal-hal yang tak bisa dilihat mata, tetapi tetap membuatku kagum. jarak yang harus dihitung dengan perjalanan cahaya, bintang yang sudah lama padam namun sinarnya masih sampai ke mataku, dan galaksi-galaksi yang tak pernah tahu aku ada. entah kenapa semua itu terasa menenangkan. menjadi sangat kecil di tengah sesuatu yang begitu besar ternyata bukan beban, melainkan kelegaan.

aku mencintai langit dan segala isinya: bulan, bintang, planet, dan gelap yang ternyata ramah. aku juga mencintai manusia yang sedang memandangi langit di bawahnya.

ada satu hal yang selalu membuatku diam. cahaya bintang yang singgah di matamu malam ini sudah berangkat bertahun-tahun lalu, kadang ribuan tahun. jadi setiap kali menengadah, kita sedang membaca surat lama yang baru tiba. bulan pun serendah hati itu: ia tidak punya cahaya sendiri, hanya memantulkan matahari, lalu membagikannya pada malam yang gelap.

langit mengajariku bahwa gelap bukan lawan terang. tanpa gelap, bintang tidak punya tempat untuk terlihat. dan bintang pun tidak abadi. ketika bahan bakarnya habis, ia padam atau meledak. tapi dari sisa-sisanya lahir karbon, oksigen, dan besi yang kelak menjadi planet, menjadi bumi, menjadi kita.

besi di darahmu dan kalsium di tulangmu pernah menyala di jantung sebuah bintang. jadi kalau suatu malam kamu merasa kecil, ingatlah: kamu memang kecil, tapi kamu bukan orang asing di sini. kamu ditempa dari bahan yang sama dengan apa yang sedang kamu pandangi.

aku menyukai polaris, bintang utara di rasi ursa minor. ia bukan yang paling terang, tapi hampir tidak pernah bergeser dari tempatnya, sehingga sejak dulu menjadi penunjuk arah bagi para pelaut. dulu aku punya seseorang yang kujadikan polaris. ia tidak pernah berkata apa-apa. ia hanya ada di tempat yang sama, dan di situlah aku belajar bahwa arah tidak selalu datang dari kata-kata.

untuk manusia yang pernah singgah di hidupku: terima kasih. ada yang tinggal lama, ada yang hanya lewat sebentar seperti meteor, tapi semuanya meninggalkan cahaya. bahkan yang sudah jauh pun masih menyala di ingatanku, seperti bintang yang cahayanya baru sampai bertahun-tahun kemudian.

untuk manusia yang akan hadir di kemudian hari: aku belum mengenalmu, tapi aku percaya kamu sedang dalam perjalanan, seperti cahaya yang masih menempuh jarak. semoga kita bertemu di waktu yang tepat, dan semoga kamu juga tahu betapa berharganya dirimu bagi semesta.

aku percaya semesta dan manusia sama-sama bisa retak, lalu pelan-pelan tertata kembali dengan caranya sendiri. dan yang pernah hadir maupun yang akan hadir di hidup ini, sama indahnya.

tentang manusia, langit, semesta, dan polaris, mereka kesukaan yang terus akan menjadi kesukaan selamanya.

Writer by Atreya,
manusia di sudut lainnya di bumi ini